April 2, 2026
Kode Tegas Persebaya: Balik Lagi ke Gelora Bung Tomo Musim Depan



— Kehangatan mulai dirasakan sejak sosok mantan pelatih fisik berpengalaman yang telah mencapai kesuksesan dengan Persebaya Surabaya. Orang tersebut tidak lain adalah Stefano Cugurra atau dikenal sebagai Teco, yang baru-baru ini mengundurkan diri dari posisi kepelatihan di Bali United.

Nama Teco saat ini lagi diberitakan berhubungan dengan dua tim raksasa di Liga 1 yakni Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya. Pesan tegas dari sang juru racun pun memperkuat gosip kehadirannya yang semakin ramai dibicarakan.

Secara terang-terangan, Teco menyampaikan bahwa dia bersedia untuk kembali apabila salah satu dari kedua mantan timnya tersebut memerlukan seorang pelatih baru. Dia tegas menyebutkan tidak akan mencampuri urusan atau menggangu tempat sang pelatih yang masih bertugas di setiap klub tersebut.

Akan tetapi, apabila kontrak sang pelatih tidak diperbarui, manajemen Persija ataupun Persebaya Surabaya telah mengetahui bahwa Teco akan menjadi bebas pada awal musim depan.

Pernyataan ini sontak membuat publik bola Tanah Air menduga kuat Teco memberikan sinyal pulang ke rumah lamanya.

“Sudah ada pengalaman bekerja dalam dua tim tersebut, yaitu Persebaya dan Persija. Di tempat itu saya memiliki banyak kenangan serta pencapaian yang membanggakan,” ungkap Teco.

Teco menyatakan bahwa ia sangat mengagumi sang pelatih yang kini melatih Persija serta Persebaya Surabaya. Dia pun tegas dalam hal ini, tak berniat untuk mengacaukan pekerjaannya tersebut.

Akan tetapi, apabila terdapat kesempatan kosong dalam posisi tersebut, dia bersedia untuk datang kembali dan berkontribusi. Kondisinya sebagai pelatih bebas pada awal musim depan membuatnya menarik perhatian dari sejumlah tim yang cukup besar.

Kemungkinan Teco untuk kembali melatih Persija Jakarta atau Persebaya Surabaya cukup besar. Ini karena kedua klub saat ini berada dalam kondisi yang dapat memfasilitasi kepindahan sang pelatih dari Brasil itu.

Teco memiliki catatan karir yang luar biasa di Persija Jakarta. Dia menangani tim ibukota tersebut mulai Januari 2017 sampai penghujung musim 2018.

Pada 76 laga bersama Persija, Teco mencatatkan 39 kali kemenangan, 19 seri, serta 18 kekalahannya. Pencapaian terbaiknya yaitu memimpin tim untuk menjadi juara di Liga 1 musim 2017/2018.

Pada saat yang sama, dengan Persebaya Surabaya, Teco belum memiliki pengalaman sebagai pelatih kepala. Akan tetapi, dia pernah menjabat sebagai pelatih kebugaran dari musim 2002/2003 sampai 2023/2024.

Keterikatan lama dengan skuad Inexperienced Pressure memudahkan proses penyesuaian diri. Tak terhitung jumlahnya Bonek juga menginginkan agar Teco dapat kembali menjadi pelatih kepala di Stadion Gelora Bung Tomo.

Apabila benar merekrut Teco, Persija perlu mengizinkan Carlos Pena untuk hengkang. Pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut saat ini sedang dalam posisi sulit lantaran belum bisa mencapai harapan yang ditetapkan oleh pengelola klub.

Carlos Pena diharapkan mampu mengantarkan Persija mencapai peringkat empat teratas pada musim ini. Akan tetapi, realitas yang ada di lapangan justru menyebabkan kedudukan sang juru taktik itu menjadi tidak stabil.

Tandu pun mengungkapkan niatnya untuk mempertahankan posisi di musim depan. Dia bersumpah akan memberikan segalanya sampai pertandingan terakhir.

“Ia bersikeras bahwa tujuannya adalah menjaga posisinya di tim untuk musim berikutnya,” ungkapnya ketika dimintai pendapat tentang perjalanannya di masa mendatang. Walau begitu, dia masih lebih memilih untuk menumpukan perhatiannya pada pertandingan yang akan datang.”

Sebaliknya, Persebaya Surabaya mungkin akan kehilangan Paul Munster bila berencana memberikan kesempatan kepada Teco. Munster dilaporkan sedang menjadi incaran Bhayangkara FC.

Kondisi saat ini memberikan kesempatan luas kepada Persebaya Surabaya untuk menandatangani Teco. Terlebih lagi, pengalamannya sebagai legenda yang telah memenangkan tiga gelar dengan tim itu akan menjadi daya tarik signifikan bagi para pendukungnya.

Teco secara pribadi mengatakan bahwa dia memiliki berbagai kenangan indah dengan Persebaya Surabaya. Ini menjadi salah satu alasan utama yang membuatnya sangat ingin kembali ke Surabaya.

Apabila hal itu memang terwujud, kehadiran Teco akan membawa kenangan indah untuk paraBonek. Dia diingat sebagai orang yang sangat mengerti suasana dan tradisi persepakbolaan di Surabaya.

Sekarang, keputusan berada di tangan pengurus Persija dan Persebaya Surabaya. Mereka perlu memutuskan apakah akan terus bekerja sama dengan sang pelatih yang sekarang atau menghadirkan halaman baru bersama Teco.

Penonton sepak bola tanah air pun tidak sabar untuk melihat keputusan terakhir dari kedua tim raksasa tersebut. Siapakah yang akan menjadi yang pertama kali mengambil tindakan sigap, Persija atau Persebaya Surabaya?

Teco, berbekal banyak pengalaman dan prestasi, jelas bukanlah sosok biasa. Dia mengerti bagaimana caranya merakit skuad serta memiliki system kemenangan di kompetisi Liga 1.

Apakah musim depan Stadion Gelora Bung Tomo akan lagi-lagi bergema dengan lagu-lagu mendukung Teco? Atau malah klub Persija Jakarta yang lebih dahulu mengirimnya pulang ke pangkuan PSMS Medan?

Jelas saja, Teco telah memberikan sinyal tegas. Hanya tinggal menunggu siapakah yang lebih berani untuk menyambut sang legenda kembali ke rumahnya.